Efek Giroskopik kestabilan Motor lebih terasa saat RPM tinggi . .. Gimana Penjelasannya?

Bro sekalian, pada artikel mengenai Efek giroskopik yang diakibatkan roda ban sepeda motor berputar dan efeknya terasa motor terasa lebih stabil. Ada sobat pengunjung News Maknyus Bro HARI S sharing sekaligus bertanya di kolom komentar :
” Pengalaman, feeling kestabilan ini saya rasakan lebih bagus saat di rpm tinggi meski pada kecepatan yg sama, knp y mas taufik? Mksd ny contoh pas lepas tangan perlakuan pertama, kecepatan 40km / jam rpm 4000 di gigi 3, perlakuan dua, kecepatan 40 kmj rpm 3000 gigi 4, saya merasa lebih mantab stabilny dgn perlakuan pertama, efek rpm atau apa ini mas?.. “
Sungguh pertanyaan yang kritis dan smart  . . . Penjelasannya seperti apa ? cekidot sob
Jadi gini adalah benar lari di kecepatan 40 km/jam di gear 3 akan mengakibatkan RPM pada mesin berputar lebih cepat ( 4000 rpm)  dibandingkan lari pada kecepatan 40 km/jam pada gear 4 ( 3000 rpm) dan ingat kebanyakan / umumnya dari motor motor harian menganut sistemForward Rotating Crankshaft . . . yang bila diartikan secara bebas maksudnya adalaah Crankshaft ( poros engkol) yang berputar searah dengan arah putaran roda.
 Note juga bahwa Putaran Crasnkshaft juga akan menghasilkan efek giroskopik sendiri karena bentuk putaran dari Crankshaft ( poros enkol ) itu seperti juga putaran Roda kan?
Nah jadi kenapa saat RPM tinggi terasa lebih stabil? Jawaban yang bisa kami berikan adalah karena secara fisika sistem yang kita tumpangi selain kena efek groskopik dari putaran ban, juga ketambahan efek giroskopik dari Putaran Crankshaft. Efek Girosopik akibat putaran Crankshaft akan  lebih besar saat RPM tinggi bila dibandingkan saat mesin berputar pada rpm yang lebih rendah . . . logis kan? silahkan dikomentari sob . ..  semoga berguna


Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment