Piero Taramasso dar Michelin mengatakan…..winglet menjadi biang kenapa banyak rider Motogp mengalami masalah dengan ban belakang. Mayoritas mengeluh “spinnning” termasuk pembalap pemenang Valentino Rossi. Setelah diseliki….winglet yang menambah daya tekan ban depan kebawah membuat kinerja ban belakang tidak optimal. Apalagi suhu panas aspal yang tembus 40°C membuat traksi sangat rendah….
“Penyebab ban belakang selalu selip ada tiga faktor. Pertama…traksi diJerez sangat terbatas karena permukaan sekarang perlu dilapis ulang serta temperatur merangkak 10 derajat dari normal sehingga membuat kondisi ban makin mengkuatirkan. Kedua….kita menemukan motor dengan winglet ternyata lebih merasakan masalah di Jerez Spanyol. Perangkat ini ternyata menambah daya tekan kebawah pada suspensi depan hingga 4 mm membuat tidak adanya keseimbangan di ban belakang….
“Yang ketiga karet itu sendiri. Kita tidak ingin cuci tangan dari tanggung jawab. Kita mengumpulkan data untuk mencari bagaimana membuat produk kami tangguh sebab di Barcelona sekalipun kami menemukan karakter aspal memang kurang traksi.…”seru Taramasso…..
Dari beberapa poin tersebut cukup menarik ketika winglet kembali disinggung secara negatif. Sementara itu Marquez mengatakan…selama tidak ada larangan maka tim mereka akan terus mengembangkan aerodinamika lewat bantuan winglet. Tidak heran eksperimen menggunakan model winglet tumpuk dilakoni Honda. Sedang Yamaha juga intens memperbesar ukuran winglet. Begitu juga Suzuki dan Aprilia. Sesuatu yang baru selalu susah untuk diterima mzbro….mungkin butuh waktu. Winglet??…dibenci namun juga dicinta…..
0 comments:
Post a Comment